Lessons From The King: Pelajaran Kehidupan dari Sang Guru

Who is the king?

Kalau teman-teman masuk ke vatih.com, maka teman-teman hanya akan menemukan dua menu : king dan biography. Biography sudah jelas menu untuk menjelaskan si empunya website. Saya  tidak tahu maksud si empunya website dengan “king” disana, anggap saja itu sebutan lain selain nama.

Iya, hari ini saya ingin menulis beberapa pelajaran yang saya dapatkan dari guru saya, Mas Vatih. Namun pelajaran dalam tulisan ini bukan terkait internet marketing seperti sebelum-sebelumnya, ini tentang hidup.

Ada tiga alasan kenapa saya ingin menulis ini. Pertama, hari ini tema menulisnya bebas. Kedua, agar ilmu-ilmu yang dapatkan ada ‘jejak’nya. Ketiga, ini hanya MODUS, untuk tujuan-tujuan tertentu. (ampuni saya Mas :v)

Wasiat Imam Syafii

Air Mengalir Akan Jernih

Air Mengalir Akan Jernih Sementara Yang Diam Akan Kotor (Sumber Gambar: khongthe.com)

Imam Syafi’i adalah  salah  satu Imam besar dari 4 mazhab yang ada. Dari jumlah penganut, mazhab syafi’i yang paling banyak jumlah penganutnya. Salam satu nasihat yang sangat terkenal dari beliau adalah mengenai meotivasi untuk merantau. Beliah berkata “sungguh aku melihat air yang menggenang itu pasti membusuk. Air menjadi baik jika mengalir, dan tidak menjadi baik jika tidak mengalir. Singa, kalau tidak keluar dari kandangnya, tidak akan mendapatkan mangsa, anak panah kalau tidak melesat dari busurnya, tidak akan mengenai sasaran.”. Pergi disini adalah pergi untuk menuntut ilmu, buka hanya sekedar jalan-jalan.

Ini ilmu pertama yang saya dapat dari Mas Vatih. Kata-kata Imam Syafi’i inilah yang kemudian menjadikan Mas vatih memberanikan berhenti sejak lulus SMP dan nyantri kemana-mana. Saya waktu SMP masih…ah sudahlah.

Nasihat Sang Ibu

Kira-kira begini ceritanya. Ini cerita saat Mas Vatih belum menikah. Tetangga Mas Vatih punya ayam, nah terus ayamnya e*k di teras rumahnya. Disitu Ibu bilang menasehati Mas Vatih kira-kira begini, “kalau belum bisa bermanfaat bagi orang lain, minimal jangan menyakiti”. Nasihat yang  sangat baik bukan. Saya rasa ayam itu harus baca tulisan saya tentang 5 tips menahan tekanan saat kebelet e*k.

Saya jadi ingat teman (bos) saya dulu saat sempat di OJK, Mas Ato. Mas Ato bilang “kalau belum sanggup menginspirasi, minimal memotivasi. Inspirasi itu tingkatannya jauh di atas memotivasi, inspirasi bisa datang bahkan tanpa banyak bicara”

Inspirasi dan Motivasi

Jika Tidak Bisa Bermanfaat Minimal Jangan Menyakiti, Jika Tidak Bisa Menginspirasi Minimal Memotivasi (Sumber Gambar: unsplash.com)

Hidup itu..

Ini pemahaman yang sangat baru buat saya. Mas Vatih  (juga istri, Mba Riva) menganggap bahwa hidup itu seperti berorganisasi. Masyarakat adalah anggota oraganisasi tersebut. Seperti  organisasi pada umumnya, misalnya  BEM. Setiap effort dan kontribusi yang dikeluarkan oleh sekretariat maupun anggotanya akan berdampak ke BEM dan pada akhirnya berdampak ke setiap anggotanya. Begitu juga dengan hidup, jika hidup adalah seperti menjalankan sebuah orgnisasi dan kita adalah bagian dari organisasi itu, maka setiap hal yang kita lakukan untuk orang lain, sejatinya akan berdampak ke diri kita sendiri. Maka, Mas Vatih dan Mba Riva sebisa mungkin untuk melakukan sesuatu atau  membuat program tertentu untuk kepentingan orang lain, contohnya seperti mendirikan pondok pesantren sintesa, tempat sekarang saya belajar internet marketing dan memperbaiki diri. 🙂

Hidup Itu Seperti Menjalankan Organisasi

Hidup Itu Seperti Menjalankan Organisasi, Kontribusi Kita Ke Orang Lain Juga Akan Berdampak Ke Kita (Sumber Gambar: unsplash.com)

Hal Baru

Ada juga dua lagi hal baru yang saya dapatkan dari Mas Vatih. Pertama mengenai food combining, kombinasi dan timing makan yang benar. Kedua, tentang manajemen waktu, lebih tepatnya pomodoro time

Food Combining

Secara umum  food combining adalah ilmu tentang kombinasi makanan yang baik dan waktu-waktu yang baik untuk makan. Tidak  perlu saya  jelaskan panjang lebar sepertinya, jika ingin mempelajari lebih  lanjut teman-teman bisa gogling. Ada juga yang menulis food combining ala Rasul. Silakan searching ya..

Pomodoro Time

Pomodoro time (bukan podomoro!) adalah salah  satu teknik manajemen waktu yang  paling baik menurut saya, khususnya untuk orang-orang yang bekerja sambil duduk di kursi kerja. Pomodoro time yang juga dikenal dengan tomatto timer (pomodora dalam bahasa Italia adalah tomat) dikenalkan oleh warga berkebangsaan Italia Francesco Cirillo sekitar tahun 1980-an. Secara umum pomodoro time adalah membagi waktu menjadi waktu kerja yang diselingi oleh beberapa istirahat. Cara kerjanya kurang lebih  seperti ini :

1. siapkan daftar pekerjaan kita

2. atur waktu atau pasang alarm 25 menit untuk bekerja

3. setelah 25 menit, istirahat sekitar 5 menit kemudian kembali bekerja seperti no.2

4. setiap 4 kali melakukan no.3, ambil waktu istirahat yang lebih panjang, bisanya 15 menit

5. begitu seterusnya hingga daftar pekerjaan kita tuntas

Untuk memudahkan, saya sendiri biasa menggunakan aplikasi gratis di google play bernama CleanFocus. Kita tinggal tekan “start” selanjutnya setiap waktu kerja dan istirahat akan diingatkan secara otomatis. Kita juga bisa mengatur waktu kerja misalnya menjadi 30 menit atau waktu istirahat panjang misalnya 20 menit, sesuai kebutuhan. Sangat membantu.

Teknik Pomodoro Time

Teknik Pomodoro Time Sangat Membantu Dalam Manajemen Waktu Pekerjaan (Sumber Gambar: dilinanand.com)

Tentang Pernikahan

Mas Vatih menghabiskan sekitar 2 sesi untuk sharing soal pernikahan, studi kasus sih, karena ceritanya Mas Vatih langsung. Saya tidak mungkin mencertikan semuanya secara detil karena beberapa hal memang cukup para santri sintesa yang tau (eksklusif :v). Ini beberapa hasil sharing Mas Vatih dan sekarang saya share lagi ke teman-teman yang membaca :

Awal Proposal

Mas Vatih mengutarakan ingin menikah di usia 18 tahun. Saat awal mengutarakan niat tersebut ke orang tua, Ayah Mas Vatih meminta untuk membuat tulisan alasan kenapa ingin menikah. Akhirnya dibuatlah tulisan yang bisa teman-teman baca di vatih.com. Search aja di google dengan kata kunci “visi misi keluarga dakwah vatih”. Tulisan ini kemudian dibuat menjadi buku kecil untuk para tamu undangan.

Yang saya ingin share adalah alasan yang Mas Vatih utarakan di tulisan tersebut, At Tahrim ayat 6.

“hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”

Bagaimana agar keluarga yang kita bangun nanti adalah keluarga yang baik, semuanya masuk ke surga dan terbebas dari neraka. thats it.

Saya tidak ingin membahas lebih  panjang, takutnya salah ketik, baca di blog doi aja ya :v

Kunci Sukses Pernikahan

Setelah mempelajari banyak hal, ikut seminar, baca buku, belajar dari banyak orang juga prakti di keluarganya dll akhirnya Mas Vatih bisa menyimpulkan bahwa yang paling penting dan menjadi kunci sukses pernikahan adalah komunikasi. Iya, hanya persoalan komunikasi ternyata. Banyak keluarga menjadi berantakan yang awalnya muncul karena komunikasi yang tidak baik, padahal urusan sepele.

Untuk itu, Mas Vatih memberikan tips dari hasil membaca buku Martin Luther King Jr. Pertama, setiap ide atau pendapat pribadi yang kita sampaikan ke istri (juga anak-anak kita), selalu akhiri dengan “bagaimana menurut kamu?” atau “bagaimana menurut kalian (istri dan anak-anak)?”. Kedua, hindari komunikasi saat sedang tidak kondusif misalnya saat istri sedang marah atau ngambek, sedang ingin sendiri, sedang ingin nangis dan girls stuff lainnya.

Nasehat-Nasehat lain

Di poin ini saya akan menulis poin per poin aja agar lebih mudah dibaca dan agar tulisan ini tidak terlalu panjang.

1. Trofi tertinggi yang bisa didapat oleh  syaitan adalah trofi karena mampu membuat pasangan suami istri bercerai

2. Terlalu hina jika kita melihat wanita sebagai objek, yang dibahas dan dilihat hanya persoalan kecantikannya saja

3. Nasehat Ibu Mas vatih, “dalam memilih istrimu nanti, harus zero option, jangan sampai ada kecenderungan ke hanya satu orang”

4. Cinta dalah keterpautan jiwa

5. Pastikan dalam melakukan apapun, dalam kasus ini adalah menikah, niatnya benar.

Kunci Sukses Sebuah Pernikahan

Kunci Sukses Sebuah Pernikahan Adalah Komunikasi Yang Baik (Sumber Gambar: galleryhip.com)

Itulah beberapa pelajaran yang saya dapatkan dari The King selain mengenai internet marketing dan pembuatan wesbsite.

Terimakasih telah membaca dan semoga bermanfaat.

Have a beautiful day.

🙂

 

 

Reply