Contoh CV Taaruf

Contoh CV Taaruf

Sejak saya publish artikel how we met, ada beberapa yang minta akses ke CV saya. Tujuannya untuk pelajari tentu saja, ngikutin cara bikinnya.

Saya paham banyak yang belum bisa bikin CV untuk taaruf.

Sama. Dulu saya juga lumayan meraba-raba. Nyari-nyari contoh yang bagus dan utuh nggak nemu.

Tapi, CV pribadi saya tetap nggak bisa saya kasih. Karena di sana kan ada info-info yang barangkali nggak bagus diketahui publik.

Itulah kenapa saya bikin contoh CV taaruf ini.

BTW ada beberapa hal yang mesti Anda tau dulu ya,

  1. Contoh CV taaruf ini menyesuaikan dengan CV taaruf saya yang asli, namun saya edit di beberapa tempat. Jadi nanti Anda kan menemukan hal-hal sesuai preferensi saya. Anda tinggal menyesuaikan dengan kondisi dan preferensi Anda.
  2. CV taaruf ini formatnya untuk di blog, artinya dengan gaya bahasa yang agak nge-blog. Nah boleh jadi Anda butuhnya versi yang di-print, gaya bahasa agak baku mungkin, atau to the point, dst, nanti bisa  Anda sesuaikan saja.
  3. Format CV saya ini terdiri dari 15 bagian. Anda mungkin tidak harus menulis semua di CV Anda. Yang kira-kira nggak penting banget, atau nggak sesuai dengan Anda, gak usah dimasukin.
  4. Saran: bikin CV dengan format yang umum, artinya Anda bikin CV yang bisa Anda gunakan ke semua orang. Jangan karena Anda sedang menargetkan si A, maka Anda bikin CV biar disukai si A karna si A orangnya bla bla bla. Nanti ketika menargetkan si B, Anda ubah lagi. Menurut saya sih jangan. Sebaiknya bikin CV dengan format yang umum saja. Biar dipake untuk berbagai kondisi calon. Dalam pengalaman saya, ada memang nanti beberapa hal yang perlu disesuaikan menurut kondisi si calon, tapi editing-nya minor saja, nggak sampe rombak banget.
  5. udah, baca basmallah dulu, dan shalawat, biar ntaps. 😀

Berikut contoh CV taaruf, yang saya ambil dari CV taaruf saya yang asli, yang kemudian saya edit di beberapa bagian.. uhuy..

……….ini biar ntaps aja……….

Assalamu’alaikum warahmatullah.

Halaman ini khusus saya buat untuk orang yang sedang bertaarruf dengan saya (dan yang sedang membantu saya dalam proses mencari pasangan). Makanya saya bikin password protected. Jadi yang bisa baca hanya orang-orang yang saya kasih izin. Karna di sini ada informasi yang barangkali tidak bagus jika diketahui publik.

Secara umum isi halaman ini adalah gambaran diri saya. Tentu tidak akan 100% persis. Seorang muslim tidak diperkenankan mengumbar aib dirinya atau orang lain. Saya pun tidak mungkin menceritakan aib-aib saya kan? Tapi saya akan mencoba se-terbuka mungkin, supaya kamu lebih tau saya, dan tidak ada yang disesali di kemudian hari.

Ayyy, here we go.

BIODATA

Nama: Arrazi

Nama Ayah: Ibrahim

Nama Ibu: Cut Nurhayati

TTL: Meureudu, 21 Januari 1991

Alamat saat ini: Jl. Jabal Ghafur km 0.5, Desa Pasar Kota Bakti, Kec. Sakti, Kab. Pidie, Aceh. Kode pos: 24164. (Ini rumah orang tua maksudnya. Saya belum punya rumah sendiri. :p)

FOTO

Saya kayaknya jarang foto-foto.

untuk lihat “penampakan” saya kayak apa bisa cek di:

FB saya: facebook.com/arraziibrahim

atau

IG saya: instagram.com/arraziibrahim

Gambaran saya secara umum ada di sana.

Ini ada beberapa foto saya yang agak baru:

(isi beberapa foto Anda di sini)

PENDIDIKAN

SD

awalnya di SD 2 Kota Bakti, terus pindah ke rumah kakek, jadinya saya lulus dari SD Meunasah Mulieng, Meureudu, lulus 2003

SMP

awalnya Jeumala Amal 1 tahun, terus pindah ke YPPU Sigli, jadinya saya lulus dari YPPU, Tijue / Sigli, lulus 2006

SMA

SMAN Modal Bangsa, Aceh Besar / Banda Aceh, lulus 2009

Kuliah

di kampus swasta yang tidak begitu terkenal, namanya STEI (Sekolah Tinggi Ekonomi Islam) Tazkia, Bogor. Lulus 2013.

GAMBARAN FISIK

Bentuk Fisik Normal
Warna Kulit Hitam, coklat mungkin ya, :p (lebih jelas bisa di foto2 tadi, FB dan IG)
Tipe Rambut Nggak lurus, tapi nggak kriwil juga, apa sebutannya? Bisa lihat di foto.
Warna Rambut Hitam
Warna Mata Hitam
Cacat Fisik Tidak Ada in syaa Allah
Tinggi Badan 169 cm
Berat Badan 75 Kg an kayaknya sekarang (Alhamdulillah mulai turun, hoho, tapi saya  masih agak buncit, ini lagi diet dan olahraga, targetnya bisa ke 70kg, :p) FYI, seumur-umur rasanya baru dalam 1 tahun an ini kayaknya saya gendut. Bisa lihat foto-foto saya jaman jadul, kurus.
Riwayat Penyakit Tidak ada penyakit berat/penyakit dalam in syaa Allah

SEKILAS SOAL KELUARGA SAYA

Saya anak ke-2 dari 5 bersaudara. Jadi keluarga saya terdiri dari Ayah (Ibrahim), Ibu (Bunda, Cut Nurhayati), abang (Almawardi), saya (Arrazi), Dekbit (Alhadi), Deknyak (Alkindi), dan Dekya (Alya)

Ayah

Ayah saya lahir sekitat tahun 58, soalnya nggak jelas juga kata beliau kapannya. Namanya orang desa jaman old kan.

Beliau seorang pandai besi. Bikin-bikin parang, pisau, dll. Reparasi parang, pisau, dll yang udah uzur juga bisa.

Alhamdulillah ayah baik. Shalat 5 waktu juga terjaga, juga ibadah-ibadah wajib. Tapi baik & shaleh sekali ya nggak juga, tapi tidak shaleh dalam taraf banget juga nggak. Mungkin Ayah saya sama kayak ayah-ayah pada umumnya di sekitaran kita. hehe

Ibu

Ibu saya lahir sekitar tahun 60. Sama, beliau juga tidak pasti lahir tahun berapa, wahaha.

Beliau guru, ngajar di SMP 1 Kota Bakti. Tapi sekitar 3 tahun lagi kayaknya pensiun.

Alhamdulillah Ibu baik, ibadah-ibadah wajib terjaga. Secara umum ibu saya juga pertengahan sih, shalehah sekali nggak, tapi dibilang nggak shalehah juga nggak.

Yang saya tau beliau hampir selalu tahajud, hampir selalu dhuha, di waktu-waktu tertentu shalat berjamaah di masjid (Isya dan shubuh biasanya), hadir majelis ilmu sering banget, dalam sehari kadang beliau hadir beberapa majelis ilmu.

Abang

Abang saya lulusan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN). Lulus 2009. Sekarang beliau kerja di Balai Diklat Departemen Keuangan di Medan.

Nama beliau Almawardi. Barangkali mau cek ricek bisa ke FB beliau: https://www.facebook.com/almawardi.ibrahim

Adek 1

Adek saya yang pertama, atau anak ke-3 namanya Alhadi. Kelahiran 93.

Dia lulusan ekonomi Unsyiah.

Nah adek saya yang ini cukup shaleh. Alhamdulillah.

Bisa cek di di FB dia: https://www.facebook.com/alhadiibrahimcom

Adek 2

Adeknya Alhadi namanya Alkindi. Kelahiran 96.

Dia semester akhir di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI). Lagi nyusun tapi belum selesai-selesai. wkwk

FB dia: https://www.facebook.com/alkindi.ibrahim

Adek 3

Yang terakhir namanya Alya, cewek satu-satunya. Kelahiran 98. Sekarang lagi kuliah di ekonomi Unsyiah.

IG dia: https://www.instagram.com/alyanur29/

….

Udah, itu aja kayaknya gambaran umum saya dan keluarga saya.

AQIDAH, MAZHAB, dan Tasawwuf

Aqidah

Aqidah ini penting. Apalagi di akhir zaman seperti ini banyak sekali ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan ahlussunnah waljamaah.

Dalam aqidah, saya ikut Imam Abul Hasan Al Asy’ariy. Atau biasa disebut aqidah Asy’ariy.

Asy’ariy dipakai oleh mayoritas ulama dan masyarakat di dunia. Khususnya Aceh, para ulama kita semuanya Asy’ariy. Alhamdulillah.

Ustadz Abdul Somad, Buya Yahya, dan ulama-ulama besar lainnya sudah menjelaskan panjang lebar soal Asy’ariy. Ada banyak sekali video-videonya di youtube. hehe

Mazhab

Dalam mazhab, saya ikut mazhab Syafi’i, mazhab dengan pengikut terbesar di dunia.

Khusunya di Aceh, dari dulu sudah Syafi’iy. Ngaji juga pake kitab-kitabnya ulama syafi’i.

Soal bermazhab sudah dijelaskan juga oleh Ustadz Abdul Somad, Buya Yahya, Habib Novel Alaydrus, Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid, Ustadz Iqbal Zain dll.

Bisa kita nonton di youtube.

Tasawwuf

Tasawwuf kalau kata Habib Umar bin Hafiz adalah akhlak. Ya intinya di cabang ini kita belajar untuk tawadhu, zuhud, qanaah, dll. Kita juga belajar untuk tidak riya, tidak sum’ah, tidak ‘ujub, dll.

Banyak orang akhir zaman yang suka menjelek-jelekan tasawwuf dan shufi. Itu karna mereka tidak belajar dan hanya dapat info yang negatif-negatif saja.

Dalam tasawwuf, saya juga ikut seperti ulama-ulama kita di dunia umumnya dan Aceh khususnya, ikut Imam Abu Hamid Al Ghazaliy dan Imam Junaid Al Baghdadi.

Penjelasan tentang tasawwuf juga dijelaskan panjang lebar oleh para ulama kita. Di youtube ada banyak penjelasan dari para ulama kita.

Kenapa aqidah dan mazhab ini perlu saya perjelas?

Kalau aqidah memang tidak bisa ditawar-tawar.

Kalau fiqh boleh saya beda mazhab, tapi akan sulit sekali praktekinnya dalam keluarga.

Misal, dalam mazhab Syafii menyentuh istri batal wudhu, sementara dalam mazhab lain nggak.

Repot sekali jadinya. Ini baru masalah wudhu lho. hehe

*catatan: bagi saya ini sangat sangat penting, jangan sampai Anda menikah dengan orang yang banyak hal prinsip malah tidak sesuai, nggak kebayang saya harus sesering apa berantemnya.

PEKERJAAN / PROFESI

Saya akan persingkat terkait hal ini dalam beberapa poin.

  • Profesi saya apa? Saya pelaku bisnis online
  • Fokusnya di apa? 1. jualan, 2. adsense
  • Jadi, sehari-hari ngapain tuh? banyak yang harus saya kerjain, salah satunya: melakukan optimasi website
  • Biasanya pemasaran pake apa? Umumnya SEO, tapi kadang yang lain juga.
  • Jadi, bisnis atau bukan? Antara iya dan tidak, krn kalau bisnis itu kesannya uang banyak sekali, uang saya ya belum layak sebenarnya kalau disebut bisnis.
  • Selain jualan dan adsense, ada yang lain? Ada beberapa, salah satunya jualan jasa PBN, bisa baca-baca kalau mau di sini: vatih.com/bisnis/jasa-pbn.

Kalau ingin tahu lebih detail soal pekerjaan saya gimana, klik di sini.

Kondisi FINANSIAL

Salah satu hal yang biasanya jadi pertimbangan bagi wanita adalah kondisi finansial di laki-laki. Saya rasa cukup wajar.

Seperti yang saya jelaskan di atas, saya berprofesi sebagai internet marketer / pelaku bisnis online.

Terkait kondisi finansial, saya punya motor nggak?

(jawab di sini)

Mobil?

(jawab di sini)

Rumah?

(jawab di sini)

Berapa income bulanan saya?

(jawab di sini)

Punya tabungan?

(jawab di sini)

….

‘ala kulli hal alhamdulillah.

Catatan: saran saya ceritakan kondisi finansial Anda secara jujur. jangan sampe bohong! income 500rb ngaku 50jt. Jangan! Atau, bisa juga ngasih tau batas bawah aja, misal income Anda 10jt, bilang saja > 3.5jt. Angka segitu in syaa Allah akan dianggap cukup sama cewek non matre. Dan dengan menjawab begitu, Anda juga lebih tenang, nggak ngasih harapan yang terlampau tinggi. Terkait motor, mobil, rumah, dll itu optional sih menurut saya, diisi boleh, nggak juga gapapa. :p

GAMBARAN PRIBADI

Sifat Positif: Saya nggak baik-baik banget, tapi rasanya lumayan lah. :p

Sifat Negatif:

  • Kayaknya saya …….(sensor)
  • Saya juga nggak…(sensor)

Merokok: Tidak.

Hobi / yang saya suka:

(Cerita juga terkait hobi dan kesukaan Anda di sini)

CARI ISTRI YANG KRITERIA-NYA KAYAK APA?

  • Secara umum sih kita sebut shalehah ya. Tapi saya nggak nyari yang super duper alim kok. Karna saya juga sadar kapasitas saya kayak apa. Tapi setidaknya dia selalu shalat 5 waktu dan ibadah wajib lainnya. Kalau rutin ibadah sunnah maka jadi nilai plus. Kalau rajin hadir pengajian nilai plus juga. Biasanya dari pakaian bisa kita nilai. Semakin lebar baju dan jilbabnya maka akan semakin baik. hehe. Namun yang paling penting lagi, pemahamannya bukan yang “aneh-aneh”, bukan yang suka membid’ah2kan, mensyirik2an, dst itu. (if you know what I mean).
  • Secara fisik, oke. Artinya bisa lah dikategorikan cantik dan enak dilihat. Tapi gak harus yang terlalu cantik juga. Kalau kata Ustadz Abdul Somad, “jangan yang terlalu cantik, nanti dikira kita pelet, jangan yang terlalu jelek nanti malu kau bawa dia kondangan” hehe. Tapi fisik sebenarnya lebih ke chemistry. Kadang di mata kita cantik tapi di mata orang nggak. Kadang juga sebaliknya. Jadi tidak disukai bukan karena jelek, hanya chemistry-nya nggak dapet.
  • Orang Aceh atau tinggal di Aceh. Ini karena saya ingin sering pulang ke rumah orang tua saya dan saya pun ingin dia sering pulang ke rumah orang tuanya. Agar hidup lebih baik dan berkah.
  • Dari sisi nasab, baik. Artinya berasal dari orang tua / keluarga yang baik. Tidak juga harus dari keluarga kiayi / ustadz. Selama si ayah dan ibu-nya shalat 5 waktu dan melakukan ibadah wajib. Dan tidak ada terdengar tindakan kriminal tertentu misalnya, itu sudah dianggap baik. Guru saya paling menekankan soal nasab ini.

Tapi, ada tidak preferensi fisik si calon?

Tentu ada, kalau tidak ada malah saya tidak normal sebagai laki-laki.  Kira-kira kayak dalam tabel di bawah ini.

*BTW format di bawah ini saya ambil dari orang juga yang kemudian saya sesuaikan.

Bentuk Fisik: Boleh kurus, boleh chubby, yang penting tidak obesitas :p
Warna Kulit: Tidak Membatasi. Tapi jangan juga terlampau gelap. Krn saya sendiri sudah gelap. wahaha
Tipe Rambut: Lurus atau ikal, yang penting jangan keriting.
Warna Rambut: Tidak Membatasi.
Warna Mata: Tidak Membatasi.
Cacat Fisik: Tidak.
Tinggi Badan: Saya 169cm. Ideal-nya si istri di bawah saya tingginya
Berat Badan: Tidak membatasi. Selama tidak obesitas saja.
Riwayat Penyakit: Tidak; Tidak ada penyakit dalam atau keturunan.
Umur Saya lahir ’91 (27 tahun), ingin-nya si istri di bawah saya. Kalau bisa yang max 25 lah (2 tahun lebih muda). Semakin lebih muda semakin baik. Tapi kalau cuma beda 1 tahun, atau seumuran, namun dari sisi yang lain si calon oke, in syaa Allah bisa dipertimbangkan lah. Asal jangan lebih tua aja.

Saya pengennya nanti istri saya gimana?

Penurut!

Udah. In syaa Allah cukup sama 1 sifat ini aja. Tanpa perlu syarat-syarat yang lain. Nggak suka rasanya kalau istri suka membantah, atau sifat jelek yang semisal.

Pun, saya rasa ini umum yang diinginkan para suami ya.. Pengennya istri nurut dalam semua hal, kecuali yang memang melanggar syariat. Tapi ruang diskusi tentu tetap ada. 🙂

Catatan: dulu di bagian ini juga sempat saya tulis terkait pengennya saya istri nggak kerja, barangkali pengen baca / masukin ke CV Anda, bisa pelajari di sini.

5 Pernyataan Penting

Berikut ini beberapa pernyataan yang saya rasa perlu saya sampaikan. Karena akhir-akhir ini banyak kejadian yang aneh-aneh kan.

  1. karena sepertinya ada kasus orang menikah mengaku agama Islam, eh ternyata kemudian diketahui hanya pura-pura, maka di sini saya ingin tegaskan bahwa saya adalah seorang muslim sejak lahir (karena ayah ibu saya muslim)
  2. karena ada juga kasus orang mengaku laki-laki eh ternyata perempuan, maka saya ingin menyatakan bahwa saya 100% laki-laki. :p
  3. ada banyak juga kasus pasangan menikah, belakangan baru ketauan ternyata si pasangan suka sesama jenis, maka saya ingin menyatakan dengan tegas bahwa saya normal, hanya tertarik kepada perempuan, tidak tertarik sama laki-laki.
  4. ada orang yang bisa menikah dengan calon yang sudah pernah melakukan dosa besar zina, tapi kebanyakan orang nggak. Maka saya ingin menyatakan bahwa saya tidak pernah melakukan dosa besar zina.
  5. keperawanan dan keperjakaan juga super penting, maka saya juga ingin tegaskan bahwa saya masih perjaka dan belum pernah menikah. :p

Sebenarnya agak lucu ya bagian ini. tapi super duper penting untuk diberitahu ke si calon agar dia tidak was-was. akhir zaman ini karena banyak kasus yang aneh-aneh, jadi wajar kalau kita memang was-was dan ingin yang lebih pasti.

VISI MISI KELUARGA

Visi

Semua anggota keluarga harus hidup sesuai ketentuan Allah dan RasulNya hingga ajal, terbebas dari azab qubur, tidak teriksa di padang mahsyar, tidak harus mampir di neraka, masuk surga tanpa hisab dan tinggal bersama Rasulullah di dalamnya.

Misi

  • Setiap anggota keluarga berusaha sekuat mungkin untuk bisa masuk golongan muhsinin dan muttaqin
  • Setiap anggota keluarga harus terlibat dalam dakwah, sekecil apapun, dan dalam ranah apapun
  • Setiap anggota keluarga harus bisa menjadi sebermanfaat mungkin kepada orang tua, saudara dekat, saudara jauh, masyarakat sekitar, dan masyarakat Indonesia juga dunia pada umumnya
  • Setiap anggota keluarga harus hidup sesuai syariat Allah dan RasulNya
  • Setiap anggota keluarga harus menjadi majelis ilmu sebagai tempat yang harus dikunjungi rutin setiap harinya
  • Setiap anggota keluarga harus memiliki ibadah harian, mingguan, bulanan, dan tahunan yang dikerjakan secara istiqamah
  • Setiap anggota keluarga berusaha sekuat tenaga untuk tidak melakukan dosa sekecil apapun

Penutup

Udah, gitu aja kira-kira berbagai hal yang saya rasa perlu diketahui oleh kamu (calon, sebelum taarruf) sebelum langkah lebih lanjut.

In case ada hal yang ingin disampaikan / ditanyakan bisa ke medsos di atas atau WA: (isi nomor Anda).

Terimakasih.

……….ini biar ntaps aja……….

Nah, gitu kira-kira CV yang saya gunakan untuk proses taaruf. Silkan Anda buat versi Anda sendiri ya.

Jika Anda merasa postingan ini bermanfaat, minta tolong bacain Alfatihah 1x (aja) yak. Niatkan untuk Anda sendiri dan keluarga Anda, untuk saya, Ayah & Bunda saya, istri saya, Ayah & Ibu istri saya, abang dan adek-adek saya, untuk guru-guru saya, teman-teman saya, juga untuk seluruh kaum muslimin dan mukminin baik yang sudah meninggal maupun yang masih hidup, sejak Nabi Adam hingga akhir dunia.

Alfatihah..

 

Leave a Comment